Paid 2 click

Sohib

Clixsense

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Struck down in his prime: Glory beckoned for tragic MotoGP rider Simoncelli

Marco Simoncelli, the Italian who lost his life after a crash at the Malaysian Grand Prix, is the latest in a long line of motorsport stars whose lives have been cut short doing what they loved.

Following so soon on the death of IndyCar star Dan Wheldon, the loss of Simoncelli is another stark reminder of the dangers some top-level sportsmen accept in their daily lives.

Simoncelli’s rise through the racing ranks earmarked him for greatness. He reached the Moto2 class by the age of 19 and soon made the switch up to Moto GP.

Destined for greatness: Simoncelli celebrates on the podium after winning in Catalunya in 2008

Destined for greatness: Simoncelli celebrates on the podium after winning in Catalunya in 2008

As a 21-year-old he won his first 250cc race at the Italian GP in Mugello and the following year finished third overall in World Championship.

His big move came in 2010 when he debuted MotoGP season for Honda where he finished 16 of the 18 races en route to eighth place in the championship.

In June this year he claimed his first pole at the Catalan GP but where he finished sixth before the tragedy occurred at the Malaysian GP in Sepang.

Unmistakable: Simoncelli savours success at the Japanese Grand Prix in 2008 while below he celebrates after winning in Australia the same year

Unmistakable: Simoncelli savours success at the Japanese Grand Prix in 2008 while below he celebrates after winning in Australia the same year

Unmistakable: Simoncelli savours success at the Japanese Grand Prix in 2008 while below he celebrates after winning in Australia the same year

Simoncelli was already a world champion when he moved into the MotoGP class and right from the very start he announced his arrival in a blaze of action.

The gangly Simoncelli with the crazy afro hairstyle - it earned him the nickname Sideshow Bob as he resembled the character from The Simpsons - cut a striking figure wherever he went.

Well over six feet tall, the 24-year-old was out of proportion for a world-class motorcycle racer, elbows and knees sticking out and legs dangling off the bike.

But appearances were deceptive. Simoncelli was a true champion and his larger-than-life outlook won the hearts of fans across the world.

Tribute: Serie A fans (above) and players (below) pay their respects

Tribute: Serie A fans (above) and players (below) pay their respects

Tribute: Serie A fans (above) and players (below) pay their respects

Wherever he went off the track women flocked to him. Wherever he went on the track fans sat up in their seats and took notice.

And his rivals invariably had to do the same.

Simoncelli was an uncompromising rider as many fellow racers found to their cost. As he battled to come to terms with racing in the premier class of world motorcycle racing this season he often came into conflict with others.

But the maverick side to his character endeared him to those of us whose adrenaline rose just by watching him bang and bash his way to the front.
Many saw Simoncelli as the true heir apparent to Valentino Rossi.

Early days: Simoncelli before he grew his trademark big hairstyle
Early days: Simoncelli before he grew his trademark big hairstyle

Early days: Simoncelli before he grew his trademark big hairstyle

The comparisons were easy. The fellow Italians took an instant like to each other and their no-nonsense attitude to racing often brought them into conflict with fellow racers and officials alike. It is easy to see why they became friends.

There was always a glint in Simoncelli’s eye and a broad grin on his face, even when he knew he had upset his colleagues.

Ironically he had tempered his wild style of late and the week before his death took his best result so far in MotoGP with second in Australia.

Sadly he will not be able to take that final highest step on the podium following his untimely death.

The light which shone brightly within Simoncelli will no longer illuminate the MotoGP race circuit.

The rider called 'Super Sic' by his team has gone and that makes MotoGP a darker place for all concerned.

Winner: Simoncelli (right) was destined to win many more titles

Kamis, 20 Oktober 2011

Ibra Bantah Bosan dengan Sepakbola

Sepakbola - Liga Italia
Thursday, 20 October 2011 19:28
Ibra Bantah Bosan dengan SepakbolaMilan - Setelah hampir dua pekan berlalu Zlatan Ibrahimovic baru melontarkan pernyataan terkait kabar dirinya bosan dengan sepakbola. Striker AC Milan itu membantah dan menyebut pernyataannya sudah disalahartikan.

"Saya tidak sedih, saya harus mengajarkan orang-orang Swedia karena mereka tak paham dengan apa yang saya katakan dalam wawancara," seru Ibra seperti diberitakan Reuters.

Ibra dua pekan lalu membuat komentar mengejutkan terkait masa depannya. Usai tampil membela Swedia di Kualifikasi Piala Eropa 2011 dia menyebut kalau dirinya mulai kehilangan semangat bermain.

Pernyataan tersebut kemudian meramaikan banyak media olahraga di Italia dan Eropa, dengan banyak yang memprediksi kalau Ibra tak akan bertahan lama di San Siro.

"Saya baik-baik saja dan saya pikir saya sudah menunjukkannya di atas lapangan," lanjut mantan pemain Barcelona dan Inter Milan itu.

Usai pernyataan yang diklaimnya telah disalahartikan tersebut Ibra perlahan mulai menunjukkan kembali ketajamannya. Dia membuat satu assist saat Milan menundukkan Palermo dan mencetak satu dari dua gol kemenangan Rossoneri atas BATE Borisov di Liga Champions.

Selasa, 18 Oktober 2011

Musim Terakhir Del Piero Bersama Juventus

Sepakbola - Liga Italia
Tuesday, 18 October 2011 19:35
Musim Terakhir Del Piero Bersama JuventusTurin - Alessandro Del Piero tengah menjalani musim terakhirnya bersama Juventus. Pesepakbola yang dijuluki 'Pangeran' Turin itu bakal meninggalkan klub yang sudah dibelanya selama 18 tahun.

"Kapten kami, Alessandro Del Piero, bertahan bersama kami di musim yang akan menjadi tahun terakhirnya bersama Bianconero. Mari berikan peghormatan besar untuknya," ungkap Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Tak diketahui apakah Del Piero akan memutuskan gantung sepatu atau tetap bermain di klub di luar Italia setelah hengkang dari Juventus. Pesepakbola yang bulan depan akan berusia 37 tahun itu kontraknya memang akan habis di akhir musim ini, setelah sebelumnya dia memutuskan menerima perpanjangan kontrak selama satu tahun di musim panas lalu.

Del Piero melakukan debut bersama Juventus pada musim September 1993, atau hanya beberapa pekan setelah dia resmi ditransfer dari Padova di Seri B. Sejak saat itu Del Piero tak pernah berganti seragam dan menjadi ikon klub asal Kota Turin tersebut.

Beragam rekor sudah dipecahkan pria kelahiran Conegliano, 9 November 1974 tersebut. Dan bersama Bianconeri dia juga berhasil meraih banyak trofi bergengsi mulai dari Scudetto sampai Liga Champions dan Piala Interkontinental (sekarang Piala Dunia Antarklub).

Total telah 682 kali Del Piero membela Juventus di beragam kompetisi, dia telah menyumbang 285 gol.

Hingga kini belum ada konfirmasi langsung dari Del Piero terkait pernyataan Agnelli ini. Demikian dikutip dari Football Italia.

Jumat, 14 Oktober 2011

Allegri Cuma Mau Terima Tiga Angka

Sepakbola - Liga Italia
Saturday, 15 October 2011 07:35
Allegri Cuma Mau Terima Tiga AngkaMilan - AC Milan belum juga dapat bangkit dari awal buruk musim ini. Ingin Milan segera kembali ke jalur positif, Massimiliano Allegri pun menjadikan kemenangan atas Palermo sebagai sebuah keharusan.

Sang juara bertahan mengawali musim dengan buruk. Sampai giornata 5, Milan baru meraih poin lima hasil dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Sebelum jeda internasional, Milan juga menelan hasil mengecewakan karena kalah 0-2 dari Juventus yang saat itu tampil mendominasi.

"Kami salah menerapkan permainan saat lawan Juve. Bianconeri bermain bagus, sementara kami tidak. Tapi jangan lupakan skornya masih 0-0 sampai tiga menit akhir," ujar Allegri di Football Italia.

Dengan hasil tersebut, Milan kini hanya terpaut dua poin dari zona maut dan ketinggalan enam poin dari Juve yang sementara memuncaki klasemen. Tak ayal, Milan harus segera bangkit dan mulai menang agar tidak ketinggalan semakin jauh.

"Palermo? Mereka adalah tim agresif yang sangat rapi, sebuah tim yang bermain cukup baik dan punya antusiasme."

"Ini adalah sebuah partai yang sangat penting buat kami, salah satu yang mesti kami hadapi dengan sebaik mungkin. Dan kami juga harus menang karena musim ini baru satu kali kami melakukannya. Kami harus dapat tiga poin," seru Allegri.

Kamis, 13 Oktober 2011

Rooney Akui MU Sulit Menang di Anfield

Sepakbola - Liga Inggris
Thursday, 13 October 2011 14:00
Rooney Akui MU Sulit Menang di AnfieldManchester - Sejarah kebesaran Liverpool sebagai sebuah klub tak bisa dilepaskan dari Anfield. Dan Wayne Rooney mengaku kalau stadion tersebut merupakan tempat yang ditakuti, di mana kemenangan paling sulit didapat.

"Itu pertandingan penting buat MU terkait rivalitas dengan Liverpool, tapi buat saya ini pertandingan besar. Anfield selalu menjadi tempat paling sulit untuk dikunjungin dan untuk bisa memetik kemenangan," ujar Rooney jelang pertemuan Liverpool vs MU akhir pekan ini.

Dalam empat perjamuan terakhir dengan MU, Liverpool memang mampu menjadi tim yang lebih baik. Sejak musim 2008/2009 Steven Gerrard cs tak pernah gagal meraih tiga poin atas Rio Ferdinand dkk, termasuk kemenangan 3-1 musim lalu.

Dan membuat perjuangan MU bakal makin sulit akhir pekan ini adalah fakta bahwa anak didik Kenny Dalglish didorong oleh semangat besar untuk bisa bangkit dari keterpurukan selama beberapa musim. Apalagi The Reds kini punya skuad yang jauh lebih mumpuni dibanding periode-periode sebelumnya.

"Saya pikir tahun ini mereka membuat beberapa pembelian yang bagus dan tentu saja dengan mereka tidak lolos ke Liga Champions musim lalu saya pikir mereka sangat ingin untuk kembali ke sana."

"Mereka akan berusaha bisa masuk empat besar dan dengan pemain baru yang mereka dapat, mereka bisa melakukannya. Kami harus berhati-hati terhadap mereka dan mencoba mengalahkan mereka kali ini

Selasa, 11 Oktober 2011

Suarez Bakal Hancurkan Pertahanan Rapuh MU

Sepakbola - Liga Inggris
Tuesday, 11 October 2011 18:28
Suarez Bakal Hancurkan Pertahanan Rapuh MULiverpool - Luis Suarez musim lalu jadi momok menakutkan Manchester United dalam pertandingan di Anfield. Akhir pekan ini striker asal Uruguay itu diyakini bakal memporak-porandakan benteng 'Setan Merah' yang rapuh.

Suarez gagal mencetak gol saat Liverpool menang 3-1 atas MU di Anfield musim lalu. Namun striker yang ketika itu baru diboyong dari Ajax Amsterdam tersebut menjadi pemain yang paling berjasa atas trigol Dirk Kuyt.

Salah satu yang paling diingat tentu saja aksi individunya saat melewati beberapa pemain MU di kotak penalti sebelum melepas umpan pada Kuyt dan berujung lahirnya gol pertama. Dan dengan apa yang sudah dipertunjukkan dalam pertandingan tersebut, Suarez diyakini kembali jadi ancaman besar The Red Devils.

"Jika Suarez dalam performa terbaiknya, Liverpool akan berada dalam posisi yang bagus. Dia membuat MU pontang-panting saat berhadapan Maret lalu. Dia mengkreasikan tiga gol tersebut dan memberi bek MU mimpi buruk. Dirk Kuyt mencetak hat-trick, tapi Suarez bintangnya," ungkap mantan pemain Liverpool, John Alridge.

Meski sangat produktif di Liga Inggris, total telah membuat 24 gol dari tujuh pertandingan, lini belakang MU dianggap menjadi titik lemah. Hasil 3-3 kontra FC Basel di Liga Champions serta banyaknya peluang yang dimiliki Norwich City dalam laga di Old Trafford dianggap Alridge membuktikan hal tersebut.

"Jangan membuat kesalahan, Alex Ferguson akan sangat-sangat waspada dengan Suarez akhir pekan ini. Dia (Feguson) tahu kalau timnya punya banyak kecerobohan di lini belakang yang bisa diekspose."

"Mereka sangat baik di depan, fantastis untuk dilihat, tapi mereka sangat mudah diserang. Bahkan tim seperti Basel dan Norwich berhasil menunjukkan hal tersebut belum lama ini," tuntas Alridge.

Minggu, 09 Oktober 2011

Van Persie Soal Arsenal & Masa Depannya

Sepakbola - Liga Inggris
Sunday, 09 October 2011 19:00
Van Persie Soal Arsenal & Masa DepannyaLondon - Robin Van Persie cukup yakin Arsenal mampu segera bangkit dari keterpurukan. Sementara mengenai masa depannya, striker asal Belanda itu mengatakan fokusnya saat ini hanya kepada timnya.

Arsenal masih terpuruk di posisi 15 klasemen sementara Liga Inggris dengan tujuh poin hasil dua kali menang, empat kali kalah dan sekali seri.

Penampilan di bawah standar yang diperagakan The Gunners membuat mereka diragukan bisa mengakhiri musim di zona Liga Champions atau bahkan di posisi enam besar.

"Aku punya setiap kepercayaan di setiap hal yang kami lakukan di dalam klub," sahut kapten Arsenal ini kepada Sunday Mirror. "Terdapat garis di antara menang dan kalah. Lihat saja pertandingan terakhir kami melawan Spurs. Kami bisa saja memenangi pertandingan ini dengan peluang yang kami punya. Tidak perlu panik."

"Start kami memang tidak bagus. Aku akan merasa lebih baik jika kami memenangi derby. Kami kalah dan saat ini ada perasaan negatif. Tapi aku yakinkan kepada Anda, semuanya tidak se-negatif itu. Ini tergantung kami, pemain dan staf untuk memperbaikinya di atas lapangan."

Masa depan Van Persie belakangan kerap dispekulasikan menyusul belum disetujuinya penawaran perpanjangan kontrak dari Arsenal. Eks striker Feynoord itu lantas mengaku dirinya belum tentu akan terus di Emirates.

"Aku tak akan membuat pernyataan apapun tentang masa depanku. Tidak sekarang, tidak dalam waktu dekat," lanjut Van Persie.

"Aku telah berada di Arsenal selama delapan tahun dan ini luar biasa. Itu sebabnya aku menghargai ini. Bagaimana masa depanku nanti, tidak ada orang yang tahu."

"Aku paham orang-orang pasti penasaran, tapi sekarang aku mendedikasikan untuk segalanya di Arsenal," tegas dia.

Kamis, 06 Oktober 2011

Carra Tak Mau Tukar Suarez dengan Siapa pun

Sepakbola - Liga Inggris
Thursday, 06 October 2011 13:35
Carra Tak Mau Tukar Suarez dengan Siapa punLiverpool - Jamie Carragher senang dengan dampak yang diberikan Luis Suarez kepada Liverpool. Carra bahkan tak mau menukar Suarez dengan striker top lain semacam Wayne Rooney atau pun Sergio Aguero.

Tak bisa dipungkiri Suarez kini telah jadi ikon baru Liverpool. Sejak didatangkan dari Ajax pada musim dingin tahun ini, pemilik julukan El Pistolero itu sudah menyumbang banyak kontribusi buat timnya.

Musim ini, Suarez sudah tampil sebanyak sembilan kali buat The Reds di semua ajang. Pesepakbola internasional Uruguay itu menyumbangkan lima gol dan tiga assist-nya.

Dengan fakta tersebut membuat Suarez bisa disejajarkan dengan striker Premier League jempolan lainnya seperti Rooney dan Aguero.

Rooney langsung tampil gemilang usai mengalami kesulitan di musim sebelumnya dengan delapan gol dari sembilan penampilan sebagai buktinya. Sedangkan Aguero jadi idola baru Manchester City setelah mencetak delapan gol, dua asisst dalam sembilan penampilannya.

"Aku tahu ada banyak pemain hebat di liga ini," ucap Carragher kepada Talk SPORT.

"Aguero memulai dengan hebat, Rooney juga punya start yang hebat, semuanya pemain yang berbeda tapi aku bilang sejujurnya tanpa berat sebelah, aku tak mau menukar Suarez dengan siapa pun."

"Aku tidak mengatakan pemain-pemain ini tidak sebagus Suarez, tapi bagiku, aku tidak akan menukar dengan siapa pun. Aku pikir Suarez sungguh fantastis," tukas bek veteran Liverpool itu.

Rabu, 05 Oktober 2011

Rijsbergen Ingin 4-3-3 Seperti Belanda & Barca

Sepakbola - Liga Indonesia
Wednesday, 05 October 2011 14:42
Rijsbergen Ingin 4-3-3 Seperti Belanda & BarcaJakarta - Di bawah arahan pelatih Wim Rijsbergen, timnas Indonesia akan kembali mengandalkan tiga pemain depan dalam formasi 4-3-3. Ini seiring harapan Rijsbergen agar 'Skuad Garuda' bisa tampil seperti timnas Belanda atau klub Barcelona.

Hal itu disampaikannya seusai memimpin sesi latihan terakhir sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk melakukan ujicoba melawan Arab Saudi. Rijsbergen sekaligus membantah bahwa dirinya akan menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan menempatkan Cristian Gonzales sendirian di depan.

"Kita bermain 4-3-3 seperti Belanda dan Barcelona," ujarnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (5/10/2011).

"Kita memang tidak sebaik Belanda atau Barcelona. Tapi, kita mencoba bermain seperti mereka. Karena itu sistem yang paling mudah untuk pahami. Semoga kita bisa," harap Rijsbergen.

Dalam laga terakhir melawan Bahrain, Rijsbergen memasang Bepe, Gonzales, dan Boaz Solossa sebagai trio di lini depan. Dengan ketidakhadiran Boaz saat ini, ada kemungkinan satu slot lagi ditempati Yongki Aribowo.

Sebelumnya, Rijsbergen juga membela keputusannya memainkan Bepe dan Gonzales secara bersamaan. Beberapa menilai keputusan tersebut tidak efektif karena baik Bepe dan Gonzales belum mencetak gol di dua laga terakhir.

Selasa, 04 Oktober 2011

Sahin Dinilai Lebih Baik Tetap di Dortmund

Sepakbola - Liga Spanyol
Tuesday, 04 October 2011 15:00
Sahin Dinilai Lebih Baik Tetap di DortmundIstanbul - Pelatih Timnas Turki, Guus Hiddink bangga karena Nuri Sahin bisa bergabung dengan klub besar seperti Real Madrid. Sahin dinilai lebih baik tetap bertahan di Borussia Dortmund demi perkembangannya.

Sahin mulai mencuri perhatian setelah tampil cemerlang di musim lalu bersama Dortmund. Pemain kelahiran Jerman itu berhasil mencetak delapan gol dan 13 assist dalam 40 kali penampilannya untuk membawa Die Borussen juara Bundesliga.

Performa Sahin juga mendapat pengakuan. Pesepakbola yang kini berusia 23 tahun itu terpilih sebagai pemain terbaik Bundesliga musim 2010-11.

Pada awal Mei lalu, Sahin resmi meninggalkan Signal Iduna Park untuk bergabung Madrid. Akan tetapi, sampai saat ini dia belum dapat mengukir debutnya bersama Los Blancos karena cedera yang membekapnya di pra musim.

Sahin diprediksi akan kembali pada November mendatang. Di skuad Madrid, dia akan bersaing dengan beberapa pemain seperti Kaka, Sami Khedira, Mesut Oezil, Hamit Altintop dan Xabi Alonso di lini tengah.

"Nuri adalah masa depan sepakbola. Saya cukup bangga karena dia sekarang berada di bawah kontrakdengan sebuah tim seperti Real Madrid," ucap Hiddink kepada Bild yang dikutip ESPN Star.

"Bagaimana pun, saya merasa hal itu mungkin akan lebih baik untuk perkembangan Sahin jika dia tetap berada di Borussia Dortmund."

"Dia akan mendapat banyak waktu untuk bermain di Jerman. Akan ada banyak waktu lain untuk pindah ke Spanyol di masa depan dalam kariernya," tuntas pria Belanda itu.

Dengan absennya Sahin, Turki praktis tidak dapat menggunakan jasanya di laga kualifikasi Piala Eropa 2012 mendatang melawan Jerman dan Azerbaijan.

Minggu, 02 Oktober 2011

Lampard: Mata Mirip David Silva

Sepakbola - Liga Inggris
Sunday, 02 October 2011 19:07
Lampard: Mata Mirip David SilvaLondon - Gelandang Chelsea Frank Lampard merasa senang dengan kehadiran Juan Manuel Mata di Chelsea. Dia menilai Mata bisa memberikan sumbangsih besar seperti halnya David Silva di Manchester City.

Mata tiba di Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas ini. Dia diboyong dari Valencia dengan biaya 23,5 juta pounds.

Sejauh ini, Mata memang bisa langsung nyetel di The Blues. Dari lima partai yang dia lakoni di semua kompetisi, winger berusia 23 tahun itu sudah membukukan dua gol dan satu assist.

"Dia pastinya menambah sebuah dimensi yang indah untuk tim kami. Kami punya unit yang sangat bagus, tapi menyenangkan punya seseorang dengan kemampuan kreatif yang bisa menawarkan sesuatu yang lain," ungkap Lampard kepada The People.

Kebetulan, di Liga Primer Inggris ada alumnus Valencia lainnya, yakni Silva yang bermain di City. Sejak bergabung dengan The Citizens, Silva memang telah menjelma menjadi playmaker hebat yang sulit digantikan. Lampard yakin Mata bisa melakukan hal serupa bersama The Blues.

"Juan sedikit mirip dengan David Silva di Manchester City. Dia punya kualitas yang sama dan itu akan membuat kami berkembang. Dia juga akan terus lebih baik," imbuhnya.

"Sambutan yang dia dapat di Valencia pada tengah pekan ini menunjukkan penghargaan yang dia dapatkan, juga menunjukkan pemain seperti apa dia, dan pribadi seperti apa dia. Dia akan penting buat kami," ujar Lampard.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Carroll Bawa Liverpool Unggul 1-0

Sepakbola - Liga Inggris
Saturday, 01 October 2011 21:07
Carroll Bawa Liverpool Unggul 1-0Liverpool - Liverpool berhasil memenangi Derby Merseyside kontra Everton dengan skor 2-0. Pahlawan The Reds adalah duet strikernya, Andy Carroll dan Luis Suarez.

Dalam laga yang dihelat di Goodison Park, Sabtu (1/10/2011) malam WIB itu, Everton sudah kehilangan satu pemainnya di babak pertama, yakni Jack Rodwell yang dikartu merah.

Setelahnya laga cenderung berjalan keras dan sedikit diwarnai permainan kasar ala duel kota pelabuhan itu. Liverpool mendominasi jalannya laga sementara Everton mencuri peluang lewat serangan balik.

Akhirnya di 20 menit terakhir laga 'Si Merah' berhasil membawa pulang tiga poin lewat gol Carroll dan Suarez.

Usai laga Liverpool berada di posisi ke-4 dengan 13 poin dari tujuh laganya. Sementara The Toffees di urutan ke-11 dengan tujuh poin.

Jalannya Pertandingan:
Di menit ke-8 Suarez bikin peluang pertama lewat tandukan memanfaatkan umpan lob Dirk Kuyt. Bola sundulan masih tepat di pelukan Tim Howard.

Semenit setelahnya crossing Seamus Coleman ke tiang jauh disambut tandukan Tim Cahill yang melewati Jamie Carragher dan Pepe Reina masih bisa menepisnya.

Sylvain Distin pun di menit 10 masih melayang di atas mistar sepakannya dari dalam kotak penalti. Begitu juga Louis Saha di menit 14 lewat tembakan mendatar dari jarak 20 yard masih melebar.

Wasit Martin Atkinson membuat keputusan cukup kontroversial saat ia mengeluarkan Jack Rodwell di menit 22 karena menekel dengan keras Suarez. Dalam tayangan ulang, Rodwell sebenarnya terlihat menekel dengan satu kaki.

Tiga menit sebelum babak pertama usai Liverpool punya peluang memimpin. Sayang sepakan 12 pas Kuyt berhasil ditepis Tim Howard. Ini menyusul pelanggaran Phil Jagielka terhadap Suarez.

Di menit kedua masa injury time, Charlie Adam melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti tapi masih menerpa mistar gawang Howard.

Hingga turun minum skor pun masih tetap 0-0.

Everton bikin peluang berbahaya pertama di babak kedua lewat sepakan keras kaki kanan Saha dari luar kotak penalti, namun masih melebar di sisi gawang Reina.

Pada menit ke-54 tandukan Carroll memanfaatkan sepak pojok Adam masih bisa ditepis Howard.

Carroll ! Pertandingan memasuki menit ke-70 Liverpool akhirnya mampu memecah kebuntuan. Diawali pergerakan Craig Bellamy yang kemudian menyodorkan bola ke Jose Enrique.

Kemudian Enrique mengirimkan crossing rendah ke depan gawang dan disambut tembakan kaki kiri Carroll yang menembus jala Howard.

Di menit 81 giliran Suarez yang membobol gawang Howard. Kegagalan Distin dalam menyapu bola di kotak penalti membuat Suarez dengan mudah mendapatkan bola, dan melepaskan sepakan kaki kiri yang bersarang di jala tuan rumah. Liverpool 2-0 Everton.

Pada masa injury time Kuyt nyaris mencetak gol ketiga Liverpool andaikan tembakannya meneruskan korner Suarez tak mengenai tiang gawang.

Susunan Pemain:
Everton: Howard, Hibbert (Vellios 78'), Baines, Jagielka, Distin, Cahill, Osman (Neville 69'), Coleman (Drenthe 59'), Fellaini, Rodwell, Saha

Liverpool: Reina; Kelly, Skrtel, Carragher, Enrique; Adam (Gerrard 67'), Lucas (Henderson 89'), Kuyt, Downing (Bellamy 67'); Suarez, Carroll

Jumat, 30 September 2011

Respek Adebayor buat Arsenal

Sepakbola - Liga Inggris
Friday, 30 September 2011 13:28
Respek Adebayor buat ArsenalLondon - Emmanuel Adebayor menyesal telah melakukan selebrasi provokatif saat menghadapi Arsenal dua tahun lalu. Akhir pekan ini, Adebayor akan kembali melawan eks klubnya itu dan kini hanya ada respek.

Adebayor membuat kesal pendukung Arsenal usai bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2009. Dua bulan kemudian, striker Togo ini memenangkan timnya 4-2 atas tim "Gudang Peluruh" di Etihad.

Striker yang pernah dipinjam oleh Real Madrid itu lantas merayakan golnya di depan tribun penonton Arsenal dan jelas hal itu menyulut emosi para Gooner. Meski usai insiden itu, dia langsung minta maaf, namun hal tersebut tidak bisa menghindarkan Adebayor dari sanksi FA.

Sekarang, Adebayor dengan kostum Tottenham, dia akan kembali menjamu mantan klubnya itu Minggu (2/10/2011). Tidak ada selebrasi provokatif kali ini, melainkan yang ada hanya respek besar buat Arsenal.

"Yang terjadi dua tahun lalu adalah insiden dan aku minta maaf kepada seluruh penggemar Arsenal. Kadang emosi sulit dikontrol, karena kita semua adalah manusia,' ujar Adebayor kepada TalkSPORT.

"Aku menantikan pertandingan melawan Arsenal lagi pada hari Minggu tapi percayalah, jika aku punya kesempatan untuk mencetak gol, percayalah, aku akan mencetak gol dan untuk selebrasinya, tidak akan lagi dalam hidupku aku melakukan hal seperti itu lagi."

"Ini akan jadi laga yang lucu, ini akan fantastic. Aku punya kesempatan lagi melawan Arsenal, klub yang telah memberikan kesempatan atas kesuksesanku sekarang. Aku punya respek besar buat klub."

Adebayor jelas akan menjadi ancaman buat gawang Arsenal. Sejak diboyong ke White Hart Lane, penyerang berusia 27 tahun ini sudah tampil tiga kali dengan mencetak tiga gol dan satu assist.

Kamis, 29 September 2011

'Entah Apa Lagi yang Bisa Dicapai Messi'

Sepakbola - Liga Spanyol
Thursday, 29 September 2011 09:14
'Entah Apa Lagi yang Bisa Dicapai Messi'Borisov - Pep Guardiola turut senang atas pencapaian terbaru Lionel Messi. "Dengan usia yang masih muda, entah apa lagi yang bisa dicapai oleh Messi," katanya.

Messi mencetak dua gol kala Barcelona menang telak 5-0 atas BATE Borisov. Dua gol tersebut mengantarkan pemain asal Argentina itu menjadi pemain tersubur kedua sepanjang sejarah klub Catalan tersebut.

Messi saat ini berdiri sejajar dengan Laszlo Kubala yang mencetak 194 gol dalam selang 1951 sampai 1961. Rekor pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub sampai saat ini masih dipegang oleh Cesar Rodriguez dengan 235 gol.

"Jika Messi sudah mencapai apa yang kini dia capai di usia 24, bayangkan entah apa lagi yang bisa dia capai," ujar Guardiola seperti dilansir ESPN Star.

"Ketika dia melewati rekor Cesar Rodriguez, saya harap dia tidak langsung pensiun," lanjut manajer berusia 40 tahun itu.

Guardiola sendiri juga ikut menciptakan rekor pada laga melawan BATE tersebut. Ia kini tercatat sebagai pelatih Barcelona yang paling banyak meraih kemenangan di Liga Champions dengan 23 kemenangan.

Rabu, 28 September 2011

'Liverpool Masih Bisa Lebih Baik Lagi'

Sepakbola - Liga Inggris
Wednesday, 28 September 2011 16:49
'Liverpool Masih Bisa Lebih Baik Lagi'Liverpool - Sejauh ini penampilan Liverpool dinilai asisten manajer Steve Clarke belum bagus-bagus amat. Tapi Clarke yakin 'Si Merah' bisa tampil lebih baik lagi seiring usainya masa adaptasi para pemain baru.

Clarke termasuk dalam anggota baru yang dibawa Kenny Dalglish untuk menggantikan Sammy Lee. Ia datang bersama para pemain baru seperti Stewart Downing, Charlie Adam, Jordan Henderson, Jose Enrique, Craig Bellamy, Alexander Doni dan juga Sebastian Coates.

Datangnya para pemain baru itu ditambah para pemain lawas tentunya membuat Liverpool dan mereka harus saling menyesuaikan gaya bermain. Alhasil permainan The Reds pun sejauh ini masih naik turun.

Sempat tak terkalahkan di tiga laga awalnya, Liverpool kemudian berturut-turut kalah dari Stoke City dan Tottenham Hotspur sebelum menang atas Wolverhampton pekan lalu. Mereka kini di urutan keenam dengan 10 poin, yang mana adalah start terbaik dalam 7-8 musim terakhir.

Hal itulah dianggap Clarke wajar dalam masa transisi saat ini. Ekspetasi fans dengan pembelian besar yang dilakukan pada musim panas boleh jadi akan tinggi dan perlahan Clarke percaya Liverpool akan bisa membaik penampilannya.

"Tanpa merasa terlalu puasa atau terlalu kecewa, mungkin ini adalah start yang biasa-biasa saja," ujar Clarke di Guardian.

"Anda mungkin akan menilai tujuh dari kemungkinan 10. Beberapa ada yang puas dan beberapa ada yang tidak puas. Namun Anda bisa mengharapkan itu dari kumpulan pemain di mana terjadi banyak perubahan dan Anda mencoba untuk merendah," lanjutnya.

Lebih lanjut Clarke pun coba menyoroti peran seorang Luis Suarez yang kini vital bagi Liverpool. Ia memuji Suarez sebagai pemain yang berdedikasi tinggi untuk tim dan bermental baja.

"Dengan banyaknya para pemain top, mental selalu harus lebih kuat. Itulah yang membedakan mereka. Banyak pemain bagus di level ini dan yang palng top adalah mereka yang punya mental kuat untuk mengangkat tim setiap saat dan menampilkan performa seperti yang kami dapat dari Luis sejauh ini," puji eks staff pelatih Chelsea itu.

"Dia sangat bersemangat. Dia datang di Senin pagi dan bekerja keras di dalam latihan, menyulitkan semua bek, mencetak banyak gol dan itulah dia. Dia berlatih seperti dia bermain setiap hari. Dia sangat mencintai sepakbola dan itu sangat bagus," tutupnya.

Selasa, 27 September 2011

Wenger Redakan Rumor Seputar Van Persie

Sepakbola - Liga Inggris
Tuesday, 27 September 2011 22:49
Wenger Redakan Rumor Seputar Van PersieLondon - Dengan kontrak yang tinggal tersisa tak sampai dua tahun, masa depan Robin van Persie pun dispekulasikan. Khawatirkah Arsene Wenger? Tidak. The Professor tetap tenang sembari berusaha meredakan rumor.

Kontrak Van Persie bakal berakhir pada Juni 2013 yang artinya masih ada waktu sekitar 20 bulan lagi. Dengan waktu selama itu, Wenger berharap untuk tidak terburu-buru menyebutnya sebagai masalah.

Van Persie sendiri mengaku bahwa dirinya baik-baik saja dengan kontrak tersebut. Ia pun menyebut bahwa dirinya tak akan terburu-buru untu meneken kontrak baru.

Nah, repotnya, hal ini justru berkembang menjadi spekulasi. Beberapa rumor di Inggris mengabarkan bahwa Manchester City siap untuk membeli pemain berusia 28 tahun tersebut. Wenger pun akhirnya berkomentar.

"Anda harus menaruh respek bahwa masih ada dua tahun lagi tersisa, jadi mari kita tidak tergesa-gesa membuatnya seperti sebuah masalah. Dua tahun di dalam sepakbola adalah waktu yang sangat-sangat panjang," ujar Wenger di Sportinglife.

"Di tim kami segalanya transparan, jadi tidak ada masalah. Saya tak bilang bahwa tidak ada masalah karena ini tidak tergantung kepada kami, tapi niat kami sudah sangat jelas," tukas manajer asal Prancis tersebut.

Akhir pekan lalu, Van Persie baru saja masuk dalam daftar elit Arsenal. Dengan dua golnya ke gawang Bolton Wanderers, ia menjadi pemain ketiga di bawah arahan Wenger yang berhasil menorehkan 100 gol.

Ia menjadi pemain ke-17 yang sukses mencetak setidaknya 100 gol buat Arsenal. Striker Belanda ini menyamai prestasi pendahulunya, Joe Baker yang memperkuat tim London Utara itu dari tahun 1962-1966.

Lucas: Henderson Butuh Waktu

Sepakbola - Liga Inggris
Tuesday, 27 September 2011 19:28
Lucas: Henderson Butuh WaktuLiverpool - Meski penampilannya masih kurang konsisten, Jordan Henderson diyakini akan sukses bersama Liverpool. Henderson hanya butuh waktu untuk beradaptasi dengan klub barunya.

Henderson diangkut ke Anfield dari Sunderland dengan nilai transfer sebesar 16 juta poundsterling. Pemuda berusia 21 tahun itu pun langsung jadi pilihan utama Kenny Dalglish.

Di ajang Premier League, Henderson selalu diturunkan sebagai starter di enam laga Liverpool dan sukses menyumbang satu gol yang dicetaknya ke gawang Bolton Wanderers, akhir bulan lalu.

Meski begitu, penampilan Henderson masih dianggap kurang maksimal. Terbukti dari enam laga tersebut Henderson sudah empat kali diganti.

Lucas mengaku cukup terkesan dan yakin kalau Henderson mampu menjadi pemain hebat buat The Reds. Yang dia butuhkan hanyalah waktu untuk beradaptasi dengan klub barunya.

"Aku pikir Jordan sudah bermain bagus. Dia akan mendapat kepercayaan diri ketika dia bermain lebih lama dan mengerti peran yang harus dilakukan," ucap Lucas di Liverpool Echo.

"Kita semua harus mencoba untuk memotivainya dan memberi dia kepercayaan diri untuk terus membaik. Kita bisa liat potensinya untuk menjadi seorang pemain hebat tapi dia masih sangat muda."

"Kita harus mencoba untuk memberi dia waktu dan bersabar. Maka kita akan melihat kalau dia adalah seorang pemain yang hebat," tuntas pemain Brasil itu.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management